Waspada! Banjir dan Tanah Longsor di Sumsel

TEROBOS BANJIR – Hujan sebentar ratusan kepala keluarga yang bermukim di Jalan Sungai Itam Lorong Angkatan 66 RT 34 RW 07 Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat I Palembang ini, langsung kebanjiran. Banjir tidak hanya merendam rumah warga, bahkan juga menutup akses jalan menuju SD Negeri 3 Palembang serta sebagian ruang kelas yang berada di dalamnya. Sejumlah murid SD Negeri 3 Palembang terpaksa menerobos banjir agar bisa sampai ke sekolah. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kenten Palembang, Minggu (15/10/2017) menghimbau warga di Sumsel agar mewaspadai terjadinya banjir dan tanah longsor. Hal tersebut dikarenakan saat ini sudah memasuki musim penghujan. Demikian dikatakan, Kasi Observasi dan Informasi BMKG Kenten Palembang, Nandang Pangaribowo.

Menurutnya, berdasarkan pemantauan pihaknya jika di awan yang berada di atas wilayah Sumsel berpotensi hujan dengan intesitas hujan sedang dan hujan lebat. Selain itu, hembusan angin yang bertiup juga diprediksi kencang yakni, sekitaran 10 knot hingga 20 knot.

“Untuk itu kami menghimbau agar warga waspada dengan banjir dan longsor, mengingat di musim penghujan tahun ini potensi intensitas hujan yang terjadi lebat dan disertai angin kencang,” katanya.

Masih dikatakan Nandang, adapun wilayah yang harus diwaspadai terjadinya banjir di Sumsel yakni, kawasan pinggiran sungai serta di sejumlah daerah kabupaten/kota yang memiliki dataran rendah.

“Sedangkan untuk daerah yang waspada terhadap tanah longsor yakni, di sejumlah daerah perbukitan dinataranya seperti; Pagaralam, Muara Enim serta Empat Lawang. Untuk itu, kita harap warga yang bermukim di daerah tersebut agar waspada,” terangnya.

Lebih jauh dikatakan Nandang, hujan yang terjadi belakangan hari ini di sejumlah daerah di Sumsel, baru termasuk awal dari musim penghujan. Sebab, untuk puncaknya akan terjadi di akhir November 2018 mendatang.

“Saat ini baru awalnya masuk musim penghujan, kalau puncaknya kita prediksi terjadi pada akhir November 2018 hingga Januari 2019 mendatang,” jelasnya.

Semantara untuk akhir musim penghujan sendiri, lanjut Nandang diprediksi akan berakhir pada akhir bulan Mei 2019 nanti.

“Jadi, mulai saat ini hingga Mei 2019, wilayah Sumsel sudah musim penghujan. Sebab, pada Bulan Juni 2019 nanti wilayah Sumsel diprediksi telah kembali memasuki musim kemarau,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, akibat hujan dengan intesitas lebat membuat Jalan Lintas Provinsi di Desa Muara Danau Kecamatan Semende Darat Laut Kabupaten Muara Enim Senin, (9/10/2017) pukul 17.00 WIB terutup timbunan tanah longsor.

Sementara jalan tersebut dapat kembali dilalui oleh masyarakat, Selasa (11/10/2017) setelah Tim BPBD Muara Enim dibantu Tim dari Dinas PUPR Muara Enim dan Dinas PUPR Provinsi Sumsel membersihkan timbunan tanah yang menutupi ruas jalan menggunakan dua unit alat berat.

Baca Juga :   Jaga Protokol Kesehatan, Herman Deru dan Keluarga Pilih Shalat Ied di Musala Griya Agung

Bukan hanya itu, akibat intensitas curah hujan tinggi yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumsel, membuat dua desa di Kabupaten PALI dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (11/10/2017) terendam banjir. Kedua desa tersebut yaitu; Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi dan Desa Muara Dua Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten MUBA. Dari kejadian ini, tercatat ratusan rumah warga yang berada di pinggir Sungai Dua yang membentang membelah dua desa tersebut terendam oleh banjir.

Selain itu di Pagaralam, akibat hujan yang deras, Jumat (13/10/2017) membuat terjadinya tanah longsor sepanjang lebih kurang 25 meter dengan ketinggian 8 meter. Akibat kejadian ini, rumah milik Sarmin (45) di Dusun Gunung Agung Lama RT 14 RW 04 Kelurahan Agung Lawangan Kecamatan Dempo Utara Kota Pagaralam nyaris tertimbun longsor. (ded/yud/ans/asn)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Rektor Yudha Gratiskan Biaya Masuk USS

Palembang, KoranSN Universitas Sumatera Selatan (USS) memberikan kesempatan kuliah di USS bersama ribuan mahasiswa lainnya. …

error: Content is protected !!