Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Editorial / Waspadai Modus Baru Korupsi!

Waspadai Modus Baru Korupsi!

Waspadai Modus Baru Korupsi
Ilustrasi-Foto/Net

TENTU mengejutkan kalau kita melihat cara, taktik, modus, dan inisiatif banyak oknum pejabat untuk melakukan praktek korupsi. Kadang, cara yang mereka lakukan ada yang mengabaikan moral, etika, kebiasaan, bahkan keyakinan. Semua cara dilakukan untuk memuluskan niat korupsi. Bagi  yang bisa melihat kelakuan oknum pejabat yang terus menerus mencari cara-cara baru untuk korupsi, sangat miris tentunya.Untuk diketahui praktik korupsi tak mengenal tempat dan waktu. Korupsi bisa dilakukan di mana saja. Dan yang sangat parah ada pembangunan tempat ibadah yang dikorupsi. Mulai dari pembangunan masjid dan pengadaan kitab suci.

Baca Juga :   Nishfu Sya’ban dan Bersihnya Hati

Sebenarnya perjalanan praktek korupsi dari masa ke masa di Negeri ini sudah sangat menjenuhkan. Tetapi praktek ini terus terjadi lagi, oknum pejabat tertangkap lagi, uang miliaran rupiah harus hilang sia-sia karena dimakan oknum tak bertanggungjawab.
Tinggal bagaimana dengan Pemimpin Negeri dan perangkat hukum yang ada.

Mau tidak Bangsa Indonesia cepat maju dan menjadi terdepan. Tinggal niat pengambil keputusan dan jauhkan semua kepentingan-kepentingan yang membelenggu.Kini bahkan para koruptor sudah tak ragu-ragu mengkorupsi segala proyek, termasuk proyek yang bersinggungan langsung dengan agama dan kepentingan umat. Cara bertransaksinya pun ditutup-tutupi dengan kegiatan keagamaan.

Baca Juga :   Merindukan Sungai Musi yang Bersih dan Jernih

Kita di Sumsel sendiri, pernah terkejut karena ada pembangunan masjid yang dikorupsi. Bukan hanya satu itu saja, bahkan pengadaan lahan kuburan, dan uang zakat juga dikorupsi. Semuanya menunjukkan cara, praktek, dan modus korupsi sudah menerobos semua ruang kehidupan.

Jangan ada lagi tarik ulur penuntasan korupsi, itu yang diharapkan kepada pemimpin di Indonesia. Karena sudah terlalu sering rakyat dikecewakan dengan banyaknya janji-janji palsu yang membuai hati. (Agus Harizal)

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Pengabdian Tanpa Akhir Sang Mantan Gubernur Sumsel

  Oleh Zulkarnain Alregar KETIKA pertama kali Provini Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.