WHO: Jumlah Kematian Akibat Malaria Melebihi COVID-19 di Afrika

Nyamuk malaria. (Foto-Antara)

London, KoranSN

Kematian akibat malaria di sub-Sahara Afrika jauh lebih parah daripada yang diakibatkan COVID-19, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada Senin (30/11/2020).

Menurut WHO, keadaan itu disebabkan layanan yang dirancang untuk mengatasi penyakit tersebut, yang ditularkan oleh nyamuk, terganggu selama pandemi virus corona.

Lebih dari 409.000 orang di seluruh dunia kebanyakan dari mereka adalah bayi di bagian termiskin wilayah Afrika meninggal karena malaria sepanjang tahun lalu, kata WHO dalam laporan malaria global terbaru. Menurut WHO, COVID-19 hampir pasti akan membuat angka itu lebih tinggi pada 2020. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Serangan Udara Guncang Wilayah Utara Ibukota Yaman

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Selandia Baru Laporkan Kasus COVID Pertama Setelah Beberapa Bulan

Wellington, KoranSN Selandia Baru pada Senin (25/1/2021) mengkonfirmasi kasus baru pertama COVID-19 di komunitas setelah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.