WHO: Ruangan Khusus Merokok Tak Cerminkan Pariwisata Berkelanjutan



Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Hari Widodo (tengah), Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI (dua dari kiri), Wakil Wali Kota Magelang KH. M. Mansyur (dua dari kanan), dan penggiat gaya hidup sehat, Melanie Putria saat “Bincang Milenial Paham Rupiah bertajuk Membangun Kesehatan Jasmani, Rohani dan Finansial” di Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Sabtu (8/7/2023). (Foto-Antara)

Jakarta, KoranSN 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan ruangan khusus merokok yang berada di destinasi wisata tidak mencerminkan pariwisata berkelanjutan karena tidak mematuhi prinsip kepatuhan kawasan tanpa rokok.

“Penyediaan tempat khusus merokok dalam gedung tidak efektif mengeleminasi asap rokok. Oleh karena itu WHO Indonesia selalu mengedukasi bahwa ruang khusus merokok tidak perlu ada di dalam gedung. Kalau masih menyediakan, tidak bisa dikatakan melindungi masyarakat apalagi berkelanjutan,” kata National Professional Officer for Tobacco Free Initiative, WHO Indonesia, Ridhwan Fauzi pada Lokakarya Pengembangan Standard Pariwisata Berkelanjutan Tanpa Rokok di Jakarta, Rabu (6/12/2023).

Ridhwan menuturkan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012, Kawasan Tanpa Rokok (KTR) adalah ruangan atau area yang dilarang untuk kegiatan merokok atau atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan dan/atau mempromosikan produk tembakau.

Baca Juga :   Disparbud Sinjai Peroleh PAD Rp145 Juta Selama Libur Lebaran

Berdasarkan pengertian tersebut maka prinsip kepatuhan kawasan tanpa rokok, seharusnya tidak ditemukan puntung rokok, maupun iklan promosi, apalagi orang yang merokok dalam gedung.HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Disparpora Pohuwato Memerlukan Anggaran Kembangkan Potensi Pariwisata

Gorontalo, KoranSN Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo membutuhkan alokasi anggaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!