Wisata Ramah Muslim di Taiwan Disokong Dua Lembaga Sertifikasi Halal

Jamaah shalat Jumat di Masjid Agung Taipei meluber hingga halaman. (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSN

Wisata ramah muslim di Taiwan disokong oleh dua lembaga Islam yang bisa memberikan sertifikasi halal untuk fasilitas penunjang pariwisata, seperti restoran dan penginapan.

“Saat ini terdapat dua organisasi utama yang bertanggung jawab untuk sertifikasi halal, yang pertama adalah Asosiasi Muslim Tionghoa (Chinese Muslim Association),” kata Direktur Pusat Informasi Wisata Taiwan, Fanny Low di Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Lembaga lainnya yang menyediakan sertifikasi halal di Taiwan adalah Yayasan Masjid Agung Taipei (Taipei Grand Mosque Foundation) dengan tiga logo halal berbeda, yang dua di antaranya khusus untuk restoran dan hotel.

Baca Juga :   Nunukan Punya Air Terjun Bangen Tawai

Fanny menyebut bahwa sejauh ini sudah ada lebih dari 200 hotel dan restoran di seluruh Taiwan yang mendapat sertifikasi dari kedua lembaga tersebut. Sebagian mendapat sertifikat halal, sementara sebagian lagi baru bisa disebut ramah muslim.

“Kebanyakan restoran dan hotel dengan status ramah muslim sudah memisahkan proses memasak, namun karena juru masaknya bukan muslim, mereka tidak bisa memenuhi kualifikasi untuk sertifikat halal,” ujar dia.

Selain dua organisasi muslim Taiwan utama itu, ada pula lembaga sertifikasi halal yang berafiliasi dengan lembaga dari negara lain, termasuk dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Fanny menyebut, bahwa pada tahun 2018, sebuah lembaga sertifikasi halal di Taiwan memperkenalkan MUI dan mulai mengajak perusahaan untuk mengajukan sertifikasi halal langsung dari satu-satunya lembaga sertifikasi halal di Indonesia tersebut.

Baca Juga :   Bupati Boalemo Puji Keindahan Wisata Dulamayo Selatan

“Kami mendorong mitra Taiwan pada industri pariwisata dari agen perjalanan atau yang lain untuk mengajukan sertifikasi halal dari MUI, karena kami ingin terus mempunyai standar halal yang sama dengan pasar utama kami, Indonesia,” kata Fanny mengungkapkan. (Antara/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kawasan Pelabuhan Nusantara Terpadu Dibangun di Bekasi

Cikarang, KoranSN Kawasan Pelabuhan Nusantara Terpadu (KPNT) berikut pengembangannya segera dibangun di PPI Paljaya, Desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.