Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020

WNA Thailand dan Pasangan Mesum Terjaring Razia

Petugas Sat Pol PP saat mengamankan sejumlah orang yang terjaring dalam razia. (foto-humas pemprov sumsel)

Palembang, KoranSN

Sebanyak 23 orang tanpa mengantongi indentitas yang diantaranya Warga Negara Asing (WNA) dari Negara Thailand terjaring razia tim gabungan dari Sat Pol PP Provinsi Sumsel, TNI dan Polri dengan sasaran tempat yang rawan dijadikan tempat maksiat seperti penginapan, panti pijat dan tempat hiburan malam di Kota Palembang.

Razia tersebut digelar, Selasa malam (10/12/2019) pukul 22.00 WIB hingga Rabu dini hari (11/12/2019), yang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Provinsi Sumsel, H Aris Saputra SSos.

Selain mengamankan puluhan orang yang tidak mengantongi indentitas, pada razia cipta kondisi menjelang Natal dan tahun baru 2020 ini, petugas juga mengamankan sejumlah pasangan mesum bukan suami istri serta satu oknum warga yang kedapatan membawa Narkoba.

Baca Juga :   Diterjang Angin, Rumah Warga Sekip Roboh

“Saat razia kita berhasil mengamankan tujuh pasangan bukan pasangan suami istri berduaan di dalam kamar. Hingga mereka kita angkut untuk di data di Kantor Pol PP. Jika masih di bawah umur, kita akan panggil orang tuanya,” ungkap Kasat Pol PP Provinsi Sumsel, H Aris Saputra SSos.

Dia menyebutkan, melalui razia yang rutin digelar diharapkan dapat menjadi perhatian bagi sejumlah pemilik usaha penginapan, hotel, tempat hiburan atau panti pijat agar menjalankan usahanya dengan benar dan legal. Adapun tujuannnya, tidak lain untuk menekan terjadinya kejahatan yang dapat menggangu ketentraman masyarakat.

Baca Juga :   Saksi Ahli: Perkara Kredit Modal Kerja di Bank Sumsel Babel Masuk Perdata

“Razia sengaja kita gelar secara acak. Bahkan dalam razia kita berhasil mengamankan sejumlah orang WNA yang tidak mengantongi identitas tengah santai di salah satu cafe, dimana setelah digeledah WNA ini tidak dapat menunjukan kartu indentitas,” tambahnya.

Lanjut Aris, dalam razia tersebut dirinya juga menyampaikan kepada anggotanya untuk selalu santun serta mengendepankan etika dan tata krama sebagai aparat penegak Perda yang memiliki integritas baik. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

2 Terdakwa Dugaan Korupsi Proyek Jalan Bandara Atung Bungsu Pagaralam Divonis 4 Tahun Penjara

Palembang, KoranSN Syaiful Anwar dan M Arif Kusuma Yudha yang merupakan terdakwa dugaan korupsi proyek …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.