Yogie Dibantai di Dalam Diskotik CS Novotel Palembang



Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat menujukkan barang bukti. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian saat ini telah menangkap empat tersangka dari enam pelaku pengeroyokan yang berujung korban Yogie Randra Sugama tewas di Diskotik Center Stage (CS) Novotel Palembang. Dari keterangan empat tersangka yang diamankan di Polda Sumsel, diketahui sebelum tewas korban sempat dibantai di dalam diskotik hingga korban menderita delapan luka tusukan senjata tajam (Sajam), Selasa (9/1/2018)

Adapun keempat tersangka yang telah tertangkap tersebut yakni; Dermawan Rahmatullah alias Bos Acil (22), warga Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan IB I Palembang, M Gusti Prabowo (22), warga Jalan Puding Lorong Sehat Kecamatan IT I Palembang.

Kemudian tersangka Bambang Asep Suherman alias Raka (25) warga Jalan Jaimas Lorong Taipeng Kelurahan Sei Pangeran Kecamatan IT I dan tersangka Ferdiansyah alias Ferdi (27), warga Jalan Tunas Harapan Lorong Mawar Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Palembang. Sementara dua pelaku lainnya, Debi dan Manda masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Tersangka Bambang Asep Suherman alias Raka mengatakan, pengeroyokan korban terjadi saat korban mengetok kaca mobil milik tersangka Dermawan Rahmatullah alias Bos Acil, yang saat itu semua tersangka sedang berada di dalam mobil.

“Ketika itu kami baru mau pulang, tiba-tiba korban menggedor-gedor kaca mobil sambil mengatakan, ‘kamu ini yang ribut di halaman parkir tadi, keluar dulu agek ku tembak’. Lalu saya membuka kaca mobil dan menjawab, bukan kami yang ribut. Dikarenakan saat itu saya dan teman-teman dalam kondisi mabuk Miras maka saya dulu yang keluar mobil hingga antara saya dan korban ribut. Melihat saya ribut, semua teman-teman yang ada di mobil keluar dan langsung mengeroyok korban hingga korban lari ke dalam CS,” ujarnya.

Baca Juga :   Kejagung Periksa Pengawas BEI Sebagai Saksi Terkait Asabri

Diungkapkannya, karena korban berlari maka ia dan rekan -rekannya mengejar korban hingga ke dalam Diskotik CS. Setelah bertemu di dalam diskotik, saat itulah ia dan lima rekannya membantai korban dengan cara memukul dan menikam korban menggunakan senjata tajam.

“Yang menikam korban pertama kali yakni Debi (DPO). Setelah itu barulah saya, Bos Acil (tersangka Dermawan Rahmatullah alias Bos Acil) dan Ferdi (tersangka Ferdiansyah alias Ferdi) ikut menikam korban dengan pisau berkali-kali,” ungkapnya.

Setelah korban ditikam, lanjut tersangka Bambang Asep Suherman alias Raka, korban tergeletak bersimbah darah. Kemudia ia dan teman-temannya meninggalkan lokasi menggunakan mobil milik tersangka Dermawan Rahmatullah alias Bos Acil.







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah dan Bedeng Terbakar

Palembang, KoranSN Diduga korsleting listrik, dua unit rumah dan dua bedeng semi permanen ludes terbakar …

    error: Content is protected !!